6 Strategy Kerja Efektif Menghindari Lembur

Wabah virus covid-19 yang menjadi momok besar bagi dunia, memberikan selentikkan bagi manusia untuk lebih menghargai pola hidup sehat yang berkaitan erat dengan meningkatkan kinerja daya tahan tubuh manusia. Dampak positif dari kondisi tersebut meningkatkan taraf kesadaran bocahkampus untuk melakukan perubahan besar-besaran terhadap kebiasaan pola hidupnya sehari-hari.

Salah satu dampak paling nyata adalah kebutuhan waktu istirahat yang cukup, hal ini menjadi alasan penting untuk mengurangi porsi kerja lembur. Perkerjaan yang overtime berdampak pada kurangnya waktu istirahat membuat tubuh rentan sakit mengingat kondisi saat ini sangat krusial jika daya tahan tubuh lemah dan rentan terpapar virus covid-19.

Bahaya Kerja Overtime Bagi Kesehatan

  • Resiko terkena penyakit

Waktu kerja yang berlebihan akan membebani tubuh manusia, hal tersebut memiliki dampak yang negatif bagi daya tahan tubuh. Kelelahan dan kurangnya waktu istirahat membuat metabolisme tubuh tidak seimbang sehingga merusak sel-sel imunitas yang berdampak tubuh Anda mudah terserang penyakit.

  • Resiko stres

Dengan beban kerja yang berat dan menumpuk memberikan beban lebih secara psikologis,  stres juga berpengaruh besar merusak sel imunitas tubuh, bukan hanya menjadi salah satu efek daya tahan tubuh lemah kondisi stres juga merusak kinerja otak dan psikologis individunya.

  • Resiko kecelakaan kerja

Kondisi overload dan overtime menjadikan tubuh manusia menjadi tidak stabil dan hilangnya kontrol diri karena tekanan yang berlebihan. Yang mengakibatkan kehilangan fokus dan berdampak buruk pada efek lain yang ditimbulkan yaitu kecelakaan kerja.

6 Strategi Efektif Untuk Menghindari Kerja Lembur

Oleh karena itu perlu sebisa mungkin kita menghindari lembur kerja dengan membuat strategi apa saja agar pekerjaan kita dapat diselesaikan secara efektif dan efisien, berikut ini 6 strategi kerja untuk menghindari waktu kerja berlebih.

  1. Buat perencanaan kerja

Cari tahu target kerja yang akan datang agar Anda dapat membuat perencanaan kerja, sehingga Anda dapat mengerjakan dengan waktu yang efektif dan hasil yang efisien.

  1. Tentukan skala prioritas

Pahami kerjaan yang akan Anda jalankan, buatlah program skala prioritas agar pekerjaan dapat dilakukan secara sistematis dan sesuai sasaran yang ingin di capai.

  1. Hargai waktu jangan sampai menunda pekerjaan

Pekerjaan yang berlarut larut menurut bocahkampus, akan menjadikan ketidakteraturan dalam pekerjaan, menyebabkan kerjaan menumpuk dan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan kerjaan. Untuk menghindari hal itu maka manfaatkan waktu seefisien mungkin sesuai rencana prioritas agar tidak terjadi overload dan overtime.

  1. Jangan bilang tidak

Jika kita merasa tidak mampu mengerjakan kerjaan dari atasan yang melebihi kapasitas kita, jangan ragu untuk bilang tidak. Cobalah untuk menceritakan pada atasan Anda untuk mengurangi tugas kerja Anda, atau meminta bantuan kepada rekan satu tim Anda untuk mengerjakan tugas tersebut.

  1. Kurangi sikap perfeksionis

Rasa kurang puas berlebih pada hasil kerjaan kita, akan membuat kerjaan kita berlarut larut dam membuah waktu sehingga melenceng dari planing skala prioritas yang berakibat kerjaan kita tidak efektif dan efisien.

  1. Hindari kegiatan yang tidak penting di saat jam kerja

Hindarilah kegiatan tidak penting di saat jam kerja berlangsung, seperti bermain game yang merupakan hobi bocahkampus, bercakap dengan rekan kerja lain atau hal apa pun yang tidak memiliki prioritas untuk dilakukan waktu itu. Anda bisa melakukan hal tersebut ketika jam istirahat ataupun ketika Anda telah menyelesaikan pekerjaan Anda.